Ambisi PSMS Medan untuk lolos ke semi-final Piala Indonesia 2012 kandas setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang di Stadion Teladan dalam pertandingan leg kedua delapan besar, Rabu (13/6).
Hasil itu membuat Semen Padang meraih kemenangan agregat 3-1 setelah di leg pertama yang berlangsung di Stadion H Agus Salim, tim Kabau Sirah mencatat kemenangan 2-0.
Walau bermain di kandang lawan, Semen Padang mampu tampil dominan, dan memberikan tekanan hebat di pertahanan PSMS. Yu Hyun Koo sudah menghadirkan ancaman bagi tuan rumah pada menit kelima, tapi dapat digagalkan kiper Decky Ardian.
PSMS memberikan respon atas serangan yang dikembangkan tim tamu. Pada menit ke-15, kiper Jandia Eka Putra harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang yang diperoleh Jecky.
Semen Padang akhirnya mampu unggul lebih dulu menjelang laga berjalan setengah jam. Kesalahan barisan belakang PSMS dapat dimanfaatkan Elie Aiboy untuk membobol gawang tuan rumah.
Tertinggal agregat tiga gol membuat PSMS keluar menyerang. Upaya mereka membuahkan hasil dua menit sebelum babak pertama usai. Tandukan Vagner Luis tidak bisa dihadang Jandia, sehingga skor 1-1 menutup babak pertama.
Menyadari PSMS mulai bangkit, Semen Padang meningkatkan intensitas serangannya. Di lain sisi, PSMS juga termotivasi untuk mengejar ketertinggalan agregat, sehingga pertarungan berlangsung menarik dan cepat.
Semen Padang mendapatkan peluang emas untuk kembali unggul dari tuan rumah setelah mendapatkan hadiah penalti di menit ke-53, menyusul pelanggaran Deny Wahyudi terhadap Joshua Pahabol. Namun Decky dapat menggagalkan eksekusi penalti Edward Wilson Junior.
Tekanan yang dilancarkan Semen Padang memaksa barisan belakang PSMS bekerja keras. Semen Padang nyaris mengubah papan skor di menit ke-84. Namun tendangan Suheri Daud hanya menghantam mistar gawang. Skor 1-1 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit.
*Dikutip dari: Goal.com Indonesia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar