Semen Padang harus bekerja keras saat menghadapi tim papan bawah Liga Prima Indonesia (IPL) 2011/12 untuk meraih angka penuh dengan kemenangan 3-2 di Stadion H Agus Salim, Senin (30/4) malam WIB.
Kemenangan itu mengantarkan Semen Padang memuncaki klasemen usai mengumpulkan poin 27 dari 14 pertandingan yang telah mereka jalani. Tim Kabau Sirah menggeser Persibo Bojonegoro dengan keunggulan satu poin.
Sedangkan kekalahan membuat Bontang FC masih mengalami kesulitan untuk menembus papan tengah IPL 2011/12. Bontang FC tetap berada di peringkat ke-11 dengan nilai sepuluh. Koleksi poin tersebut sama dengan PSMS Medan, tapi Bontang FC unggul selisih gol.
Bermain di hadapan pendukungnya, Semen Padang memperagakan permainan agresif. Tim tuan rumah mendominasi pertandingan, dan membuat Bontang FC hanya bisa menerapkan serangan balik cepat.
Dominasi Semen Padang ini sudah terlihat ketika pertandingan memasuki menit kelima. Suporter tim besutan Nil Maizar ini bersorak kegirangan setelah Ferdinand Sinaga membuka keunggulan. Bola sundulan Edward Wilson Junior mengenai tiang, dan selanjutnya membentur Ferdinand, sehingga bergulir masuk ke dalam gawang.
Terkejut dengan gol cepat itu, pemain Bontang FC tidak segera bangkit. Akibatnya, selang satu menit kemudian, Semen Padang berhasil menggandakan keunggulan mereka melalui tendangan Vendry Mofu yang memaksa kiper M Ridwan memungut bola dari jalanya untuk kali kedua.
Dua gol cepat yang bersarang di gawang Bontang FC ini menambah kepercayaan diri pemain tuan rumah. Sejumlah peluang berhasil diperoleh Semen Padang, tapi penyelesaian akhir yang terkesan terburu-buru mengakibatkan peluang gagal dikonversi menjadi gol.
Semen Padang tidak mengurangi tekanan mereka ke pertahanan Bontang FC di babak kedua. Bontang FC pun tak berhasil keluar dari tekanan sporadis yang dilancarkan tuan rumah.
Tuan rumah memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-54. Ferdinand mencetak gol keduanya di pertandingan ini setelah ia menyambar bola muntah tendangan Elie Aiboy yang tak bisa ditangkap dengan sempurna oleh M Ridwan.
Unggul tiga gol membuat Semen Padang mengendurkan permainan mereka. Kondisi ini dimanfaatkan Bontang FC untuk keluar dari tekanan, dan berusaha memangkas selisih gol.
Hasilnya, pada menit ke-59, Bontang FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Camara Fassawa. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Hengki Ardiles terhadap Jhon Damasela.
Gol itu melecut motivasi pemain Bontang FC untuk makin memangkas selisih gol, sehingga memaksa Semen Padang harus bekerja keras menahan permainan agresif tim tamu.
Bontang pun berhasil membobol gawang Semen Padang pada menit ke-82 melalui tandukan Jhon Damasela yang meneruskan sundulan Kande Lasana menyambut sepak pojok. Bahkan, Bontang FC nyaris menyamakan kedudukan menjelang laga berakhir, namun bola masih menerpa tiang gawang. Skor 3-2 bertahan hingga pertandingan usai.
Dikutip dari: Goal.com Indonesia




Tidak ada komentar:
Posting Komentar