Minggu, 05 Februari 2012

Diguyur Hujan Semen Padang Tahan Persiraja

Persiraja Banda Aceh berhasil menahan imbang Semen Padang 2-2 dalam laga Liga Prima Indonesia (LPI) di stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, minggu, 5 Februari 2012. Pada awal pertandingan, Semen Padang langsung menggempur pertahanan Persiraja. Akibatnya baru tiga menit pertandingan berjalan, Ferdinan Sinaga berhasil membobol gawang tuan rumah.


Hujan deras yang turun saat pertandingan membuat kedua kesebelasan kesulitan mengolah si kulit bundar. Beberapa kali bola tertahan genangan air. Di babak pertama, kedua kesebelasan mendapat sejumlah kesempatan mencetak gol. Persiraja terus bangkit. Dua penyerangnya Reibeiro De Almeida dan Imral Usman berusaha mencari peluang. Tapi sampai babak pertama usai, kedudukan belum berubah.
Namun, sayangnya, hingga akhir babak pertama, skor 1-0 untuk keunggulan Semen Padang.

Babak kedua, kedua tim mengandalkan bola-bola tinggi. Lewat sebuah serangan yang apik, tim tamu Semen Padang kembali membukukan gol yang dicetak oleh Edwar Wilson Junior pada menit 54.

Tertinggal dua gol, Persiraja terus mengatur serangan tanpa kalah semangat. Semen Padang tampak mengendurkan serangan. Pada menit 78 Persiraja mencetak gol melalui Defri Rizki, pelatih Semen Padang sempat memprotes karena menganggap Defri berada pada posisi offside. Protes itu tak diterima pecinta Persiraja karena wasit pun menyatakan gol itu sah. Penonton pun melempari botol air mineral ke arah sang pelatih. Ferdinan Sinaga kemudian berusaha meredam amarah penonton dengan menghampiri penonton dan meminta maaf dari pinggir lapangan.
Selanjutnya pada menit ke 82 Persiraja berhasil menyamakan kedudukan lewat kaki Irwanto, setelah mendapat oporan dari tendangan bebas Rahmadani.

Sebelum pertandingan dimulai kedua kesebelasan menghening cipta untuk mengenang peristiwa kerusuhan sepakbola di Mesir. Kedua kesebelasan pun memakai pita hitam di lengannya.

Dikutip dari: SPARTACKS CYBER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar